GARA-GARA
VJ
BY: NOVIE
EKA SARI SETIAWAN
Perjalananku menggapai
cita sangat sulit, banyak rintangan yang harus aku hadapi. Dari suka dibicarain
orang, dicuekin sampai dimaki. Salah satu citaku adalah menjadi seorang VJ, itu
adalah salah satu impianku yang ingin ku wujudkan.
Aku adalah mahasiswi
disalah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Jurusan yang aku ambil
adalah jurusan yang sangat aku idamkan dari sma yaitu Komunikasi. Bayangan aku
tinggi ingin kerja didunia media entah cetak maupun elektronik. Semua aspek
berusaha aku kuasai agar aku bisa menjadi orang yang selalu terdepan.
Dibangku kuliah aku cukup
popular dikalangan senior, junior bahakan dosenku. Aku selalu dipercaya banyak
hal dengan orang yang disekelilingku, entah dari hal yang remeh temeh sampai
yang sulit. Banyak orang yang memandang aku sebelah mata bahkan tidak suka
dengan kehadiranku.
Awal aku bertemu dengannya
ditempat dimana aku memulai cita pertamaku. Aku mendaftar disalah satu radio
swasta untuk menjadi penyiar, yap aku bertemu dan melihat sosok yang sangat
mempesona. Kesan pertama sebenarnya biasa tapi, tahu nggak wajah oriental yang
dimilikinya membuat aku tertarik kepada sosok mempesona ini. Aku mencoba wajar
berprilaku karena memang aku biasa, perasaan ini belum timbul.
“raka……………” panggil seseorang
“oh………vj raka………….” Ucapku
lirih
“kenapa nat……………” Tanya
temanku
“oh nggak……………….” Jawabku
seadanya, dia terus sibuk mondar mandir karena beberapa orang yang mau audisi
nggak datang jadi berusaha dihubungi. Dia cowok simple yang pernah aku temui,
celana puntung kaos oblong warna hitam. Cool …… hehehe……………….
Audisi berjalan sampai 2
minggu waktu yang sangat lama. Dag dig dug berdebar itu yang aku rasakan.
Pengumuman diumumkan lewat sms, yap apa yang terjadi is very long time. I’m
nerves, I’m worried and I’m not in good feel. Jam 9 malam sms masuk ternyata
itu hasil pengumuman.
“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh…………..”
“lolos” I’m happy dan lega banget you know I hope this is steps for go in my
future and my dreams. Besoknya kita datang untuk wawancara, wah grogi abis kita
terpilih 6 orang 1 cowok 5 cewek.
Aku tak lagi melihat
sosoknya entah kemana aku juga nggak tahu. Ternyata dia adalah salah satu VJ
yang popular, banyak fansnya wah kayaknya suka sama orang yang tenar. Awal mula
aku mulai suka sama dia karena dia datang dalam mimpiku. Oh my god this
impossible, why….why him come in my dream, I’m not thinking about him, I’m
never thinking about him and why…..why him present in my dream.
Hari sabtu adalah hari
dimana pemilik radio mengundang kita semua untuk menghadiri rapat. You know
what……..his come…..waw this surprise ini ketiga kalinya aku ketemu dia. Seperti
biasa dia datang dengan pakaian celana puntung and baju kaos warna hitam
kayakya that favorite style. Kita kumpul dan aku seneng banget ada dia, but my
feels masih biasa banget I don’t have more than feel with him. Waktu aku datang
jam udah sekitar jam 5 an wah ternyata udah pada ngumpul VJnya dan G’VJ hanya
beberapa orang. Pas sampai tiba – tiba suasana jadi agak gaduh…………
“wah datang nata……….ciye…………”
“kenapa………..” tanyaku
polos dan VJ raka hanya tersenyum kecil.
Waktu aku duduk posisi duduk aku pas menghadap keluar mau tahu nggak tatapan
mata yang nggak pernah aku dapatkan sebelumnya, tiba – tiba nyata dalam
pandanganku. Saat aku membalas tatapannya di mengalihkna pandangannya ketempat
lainnya. Aku juga jadi salah tingkah dengan sikapnya, sesaat lagi posisi dia
dudu mulai mendekat tak jauh dari pandanganku. Aku taka berani sma sekali
memandang kearahnya, dan tiba – tiba VJ sasa memanggil aku kedalam studio.
“nata…….ayo bikin
pertanyaan………..” ajaknya
“oh……….ok……….” saat aku
masuk kedalam studio VJ raka juga ikut masuk dia duduk didepan Tahu ngak besok
itu kita kedatangan penyanyi aku duduk jongkok sambil mainin kabel. Nggak
ngerti kenapa, nggak lama datang temanku and aku minta permen ama dia karena
aku suka banget ma namanya chocolate aku ambil chocolate tapi karedna ada dia
jadi aku tawrin
“kak raka………..nieh………”
ucapku sambil sodorin perfmen kearahnya
“special kah ini………..”
ucapnya bercanda mungkin
“oh…yap special just for
you……” spontan aku menjawab pertanyaan nya tanpa beban. Nggak lama dia ajak
ngobrol G’vj ya temanku juga trus dia mainin bungkus permennya lalu
“kak sini sampahnya………………”
dengan luguku aku bilang gitu dan dia juga menyodorkan bungkus permen itu
sambil ngobrol ma temanku. Saat selesai aku bantuin kakak VJ disana susun
pertanyaan untuk interview artis, kita keluar dan dia juga ikut keluar tapi
sengaja aku lama-lamakan duduk didalam dan nggak lama aku keluar. Tempat duduk
full dan tiba – tiba VJ raka berdiri.
“duduk sini……” aku
berfikir sejenak awalnya ingin duduk situ tapi pasti dia ntar nggak duduk
akhirnya
“nggak usah deh kak …..”
sambil aku maju menuju ketempat duduk cewek – cewek sempit sih tapi ya resiko.
Nggak lama aku ngajak temanku keluar untuk ambil udara segar dan kita keluar
dan tahu ggak dia pindah tempat duduk dimana pas banget sejajar dengan pandangan
aku dimana kita bisa melihat satu sama lain. apa maksudnya? Nggak tahu?.
Seiring berjalannya waktu tidak membuat suatu
kemajuaan, yapmungkin ini hanya perasaankagumq. Hari demi hari ternyata memang
perasaaninihanya eforia semata aja, yang timbul karena melihat, tenggelam
karena tidak berjumpa. Hubungan pertemanankami juga tidak baik, setiap bertemu
hanyamemandang tanpa mengobrol. Jadi gara-gara VJ aku jadi orang yang bisa mati
kutu dan radio jadi saksi perhatian kebisuanq.
Ahhhhhhhhhhh………………
.jpg)
Komentar
Posting Komentar
COMMENT MY BLOG IN HERE