CERPEN
KISAH
YANG TERUKIR DALAM MEMORI
BY:
NOVIE EKA SARI SETIAWAN
Memori akan sebuah kenangan adalah sesuatu yang
tersimpan disetiap perjalanan manusia, begitupun dengan cinta. Ada angka satu
dan angka-angka lainnya dalam matematika, ada siklus dan suhu dalam geografi,
ada sejarah tahta dan kekuasaan dalam sejarah. Manusia memiliki cinta untuk
meneruskan hidup dan menjaga generasinya.
Apa yang salah dengan memori cinta
pertama?. Apa yang salah dengan cinta yang mengajarkankita sakit?. Cinta yang
pertama hinggap disanubari dalam hati adalah keindahan yang dimiliki
setiap insan manusia, cinta pertama ini
pula yang memberikan rasa sakit, tangis, kecewa untuk tumbuh mendapatkan
keutuhan.
“Apa yang salah ketika cinta pertama ini hinggap
dan mungkin terlintas dalam benakku”. ucap nata dalam heningnya.
“Apa
benar, ada memori kenangan yang tidak bisa terlupakan”.
“Apa
yang salah?”. Nata bertanya pada dirinya dikesunyian
memikirkan semua yang membuat hatinya resah.
“Bukan
keinginankan,bukan mauku,tidak ada
niatku mengingat yang lalu”. Seakan menjerit dalam hati mengingat
kepedihan.
“Aku
ada, aku tumbuh, aku berdiri karena adanya cinta, setiap insan manusia memiliki
cinta pertama yang menghantarkannya pada keutuhan”. “Aku hanya manusia biasa
yang tak luput dari kenangan masa lalu, aku memiliki memori ini mau tidak mau”.
“Langit,
bumi menjadi saksi akan kehidupan manusia, udara menyium aroma kenangan
manusia”.
“Kenangan
adalah masa lalu yang tidak bisa terhapus dari diri manusia, tetapi bisa ditutup rapat untuk tumbuh
menjadi lebih baik”. Ungkapnya sambil meneteskan air mata.
“Aku
memiliki memori kau pun juga, tetapi aku hidup dimasa ini bukan masa lalu, aku
tumbuh bersama mu dimasa depan bukan masa lalu. Memori yang lama akan terpendam
karena memori baru yang kau isi”. Ungkapnya perlahan
sambil menatap jendela. “Aku tumbuh untuk menjadi lebih baik
mencari keutuhan dicintaku yang
sekarang. Rasa marah, kecewa, curiga
mungkin hinggap dibenakmu”.
“Tapi
kau memori baru yang membawa keutuhan, yang memberikan warna berbeda, tidak ada
niat yang terlintas untuk mengingat apalagi kembali dimasa lalu. Masaku adalah
kamu sekarang keutuhan yang membawaku tumbuh dalam memori baru”.
Tidak ada yang mau terjebak dalam masa lalu,
begitu pun Nata, Nata mencari jawaban, member jawaban kepada hatinya. Bukan
masa lalu yang memberikan keutuhan abadi, bukan masa lalu yang memberikan cinta
menjadi utuh, tetapi masa depan bersama seseorang yang ada sekajrang. Masa lalu
hanya mengantarkan kita, jembatan kita untukbelajar tumbuh menjadi yang lebih
baik. Cinta pertama mengajarkan kita untuk tumbuh dan cinta terakhir yang kita
temukan mengajarkan kita tentang keutuhan.
SURABAYA,
OKTOBER,
04 2014
Komentar
Posting Komentar
COMMENT MY BLOG IN HERE